October 3, 2016

Gurihnya Gulai Taboh

Gulai Taboh diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda. Rahasia gurih kuliner khas Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.....

gambar gulai taboh lampung
GULAI Taboh bersama dengan Seruit, Sekura Cakak Buah, Sulam Usus dan Cakak Pepadun sudah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2015 lalu. Apa istimewanya kuliner khas Kabupaten Pesisir Barat, Lampung ini dibanding dengan masakan gulai dari daerah lain di Indonesia?

Sayangnya, kecuali info tentang resep dan cara memasak Gulai Taboh, sejauh ini agak sulit melacak riwayat atau asal-usul makanan khas Lampung ini. Padahal segala jenis makanan dan minuman atau semua ragam kuliner pastilah menyimpan banyak cerita tentang kehidupan masyarakat di belakangnya. 


Yang sudah diketahui Gulai Taboh bukan makanan asing bagi masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat, pecahan dari Kabupaten Lampung Barat. Kabupaten yang berpusat di Krui ini merupakan daerah pesisir pantai yang memiliki hasil laut yang sangat melimpah.

Kabupaten Pesisir Barat yang membawahi 11 wilayah kecamatan juga memiliki wilayah hutan dan kebun sangat subur. Tidak heran bila banyak komoditas perkebunan yang dihasilkan di daerah ini. Wilayah kabupaten ini, antara lain, dikenal sebagai penghasil damar dan juga kelapa.

Gulai Taboh sebenarnya juga menggambarkan karakteristik Kabupaten Pesisir Barat juga Lampung Barat. Karena secara bahasa, taboh itu searti dengan santan. Jadi sederhananya, Gulai Taboh itu bisa diartikan sebagai gulai santan. Isinya: macam-macam hasil laut dan sayur-suyuran.


Sekilas Gulai Taboh hampir mirip dengan sayur lodeh. Kebetulan bahan-bahannya juga hampir sama. Mengutip laman Universitas Malahayati, bahan-bahannya itu adalah: udang, ubi, jagung, kacang panjang, daun kemangi, santan, cabai merah, daun salam, serai, lengkuas, terasi dan garam.

Adapaun cara masaknya: masak santan hingga mendidih sambil diaduk pelan agar santan tidak pecah. Lalu campurkan lengkuas, daun salam, batang serai, aduk hingga mendidih. Lalu bakar terasi, dan masukan ke santan.

Kemudian masukkan jagung pipil, dan ubi jalar. Jangan lupa menambahkan gula dan garam sebagai penyedap rasa. Sambil mengaduk, panaskan minyak, tumis cabai merah, masukkan udang, masak hingga berubah warna, angkat dan tuang ke dalam rebusan santan.

Setelah itu, tambahkan jagung muda dan kacang panjang dan juga daun kemangi. Tak perlu lama, Gulai Taboh akhirnya bisa disantap dengan aneka sambal Lampung. Jangan lupa menyeruput kuahnya agar rasanya lebih nikmat. Memangnya apa istimewanya?

“Gulai kami tidak pakai bawang putih, bumbunya tidak ditumis, dan gurihnya murni dari santan kelapa,” ujar Isna Adianti, pemilik Resto Cikwo di Bandarlampung yang khusus menjual kuliner Lampung semacam Gulai Taboh seperti dikutip CNN Indonesia. (Y. Ahdiat; foto dari Jitunews)

Previous
« Prev Post

No comments:

Post a Comment